Dalam sekola bahasa Wolanda moerid-moerid ada diadjar memetjah oedjar. Goenanja peladjaran itoe akan bisa mengatoerkan perkataän dengan baik. Hal pernahkan tanda-tanda batja dan hoeroef besar di dalam toelisan ada bergantoeng pada peladjaran itoe. Akan menoelis bahasa Malajoe tiada oeroeng peladjaran itoe ada bergoena djoega; tapi blon saja mendapat soewatoe kitab bahasa Malajoe jang berisi toetoeran deri hal itoe. Maka saja tjoba karang kitab ini akan orang-orang jang membatja dan menoelis bahasa Malajoe dengan hoeroef Wolanda.
Bahasa jang ditoetoerkan dalam kitab ini, melinkan itoe sadja jang diseboet „Malajoe Batawi.”
Bahoewa kitab ini ada sampoerna, itoe tiada sekali saja membilang. Soewatoe kitab bagini tiada boleh sampoerna pada karangan pertama kali, itoe boleh dibilang tantoe. Maka saja harap, djika pembatja-pembatjakoe ada dapat satoe apa jang koerang atawa jang salah, ija nanti soeka membri pertoendjoekan akan saja perbaiki kitab ini.
L. K.
Bogor,
October, 1883.