djoega, bahoewa ija merasa heran sekali, oleh kerna, sabagimana jang ija dapat kabar, KHONGTJOE ada rasa, bahoewa soewatoe radja tiada boleh memboewang tempo aken bersoeka-soeka, atawa aken senangken hati dengan berdoedoek main, satoe perkara jang tida ada djahatnja. KHONGTJOE mengakoe ada rasa bagitoe, laloe landjoetken omongnja dengan berkata bagini : „Saorang jang ada pangkoe djabatan, tiada boleh idsinken diri sendiri berdoedoek main,kendati main apa djoega. Ija tiada boleh sia-siaken temponja, kerna temponja itoe ada djadi poenjanja orang banjak, dan ija misti pergoenaken itoe boewat marika orang. Tempo jang dipake olehnja aken berdoedoek main, itoelah tertjoeri olehnja dari orang banjak. Kaloe ija soedah selesehken soewatoe kerdjaän, haroeslah ija membatja dan menjari pengataoeän, bers adia aken selesehken lain perkara, jang boleh terdjadi di lain tempo. Hamba rasa djoega, orang trabisa dapat kasenangan di dalam perkara main, kaloe ija tida temaha, sekakar, berhati tinggi, dan malas, jaitoelah bebrapa pri jang dengan tida kataoeän ada terbitken kasoekaän di dalam hal main. Orang boleh bilang ini dan itoe aken semboeniken itoe pri jang tida bagoes; aken tetapi djika orang ada poenja kasoekaän aken berboewat satoe apa jang bergoena ; djika hati tiada sekali merasaï satoe apa di dalam hal menang atawa kalah, atawa djika tida ada harapan aken dapat kaoentoengan, dengan lantaran moedjoer atawa dengan lantaran kabisaän, tantoe sekali orang tiada berdoedoek main." Kerna tiada senang dengar bitjara demikian itoe, baginda radja berbangkit dengan terkoenjoeng-koenjoeng dan teroes djalan berlaloe. Sebentar lagi, dengan menjamar, baginda pergi lihat itoe bingkisan dari radja Tjee, jang terkoempoel di sawatoe tampat, menoenggoe datangnja tempo, jang telah
Page:Hikajat Khonghoetjoe.pdf/97
Appearance