Jump to content

Page:Hikajat Khonghoetjoe.pdf/61

From Wikisource
This page has been proofread.
— 57 —

KHONGTJOE menjahoet, bahoewa pertanjaän moerid-moerid itoe ada senangken hatinja, dan ija nanti bri penjahoetan jangtjoekoep atas pertanjaän itoe.Komoedian KHONGTJOE berkata: „Prinja SIAUW TJENG BAUW itoe—jang baik, demikianlah djoega jang djahat—tida ada jang tida kataoean olehkoe; tapi biarpoen banjak kapandeän ada berkoempoel padanja itoe,toeroet pikirankoe, dija itoe wadjib dihoekoem. Hal membriken hoekoeman itoe boekan sadja telah terdjadi oleh kerna adanja ija poenja perboewatan doerhaka, merampas, memeras, menganiaja dan lain-lain kadjahatan, jang boleh ditoedoehken padanja, dan lagi boekan sadja oleh kerna kadjahatannja itoe ada djadi berlipat kedji, dari sebab dija itoe saorang berilmoe dan berdaradjat tinggi , dan telah goenaken deradjatnja itoe aken toetoepi kadoerhakaän, — hanja djoega oleh kerna ada lantaran lain. Dengarlah, dan genggam di hati, apa jang akoe nanti kataken ini, soepaja di lain tempo angkaoe boleh pikiri dengan perlahan dan dengan haloes. Ada lima roepa kadoer­hakaän jang tida boleh dimaäfken. Maka pada sabelon orang menerima djabatan, adalah bergoena dan wadjib sekali ija ber­ingat baik-baik, bahoewa kadang-kadang kawadjiban ada me­maksa, aken orang jang berhati lemboet, berlakoe keras sekali; orang misti merasa betoel-betoel, bahoewa sajoegianja di dalam hal demikian itoe ija wadjib berlakoe bagitoe, dan ija nanti bri kanjataän, jang ya tiada tjinta pada sasama manoesia, saände ija berlakoe lain. „Jang pertama dari antara itoe lima kadjahatan, jaitoelah perboewatannja orang doerdjana, jang dengan semboeni memikiri dan menjadiaken kadjahatan, komoedian lantas lakoeken itoe dengan poera-poera berboewat perkara baik. „Kadjahatan jang kadoewa, jaitoe pri djelek jang telah pasti tida dapat diperbaiki dan sering kalihatan boektinja di dalam perkara-perkara besar jang meroesakken kasenangan orang banjak.