Jump to content

Page:Hikajat Khonghoetjoe.pdf/53

From Wikisource
This page has been proofread.
— 49 —

„Segala pengadjaran jang akoe briken kapadamoe, itoelah boleh djoega kaoe dapatken sendiri, kaloe sadja kaoe.goenaken betoel-betoel kaoe poenja pikiran. Tida satoe apa ada lebih toeloes dan lebih sederhana dari pada pokonja atoeran adab, jang menerbitken adjaran-adjaran baik, jang mana akoe hendak masoekken ka dalam ingatan kaoe. Apa jang akoe toetoerken kapadamoe, itoelah telah dilakoeken dan diadjarken oleh orang-orang boediman jang telah ada lebih doeloe dari pada kita, dan ringkasnja peladjaran itoe, jang ada terdjoendjoeng oleh samoewa orang di djeman koeno, ada djadi pe­ladjaran ini: 1. aken mendjoendjoeng tiga titah jang djadi pokonja atoeran adab di dalam hal perhoeboengan antara radja dan rahajat, antara bapa dan anak, dan antara laki dan istri ; 2 aken melakoeken dengan tertib lima poko kabedjikan, jang kaloe sadja kaoe dengar namanja, lantaslah djoega kaoe beringat pada moeljanja itoe, dan kaoe djadi merasa betoel-betoel, bahoewa haroes sekali orang lakoeken itoe samoewa. Adanja lima poko itoe: 1. piloenja hati, jaitoelah katjintaän pada sekalian machloek sasama kita, dengan tida membedaken satoe dari lain ; 2. kaädilan, jang — dengan tida memandang pada jang satoe lebih dari pada jang lain — membriken kapada sasoewatoe machloek sasama kita, apa jang djadi miliknja machloek itoe ; 3. hal mengindahi agama dan adat-lembaga jang berlakoe, soepaja samoewa orang, jang ada hidoep bersama-sama, boleh mempoenjai saroepa sadja pri kahidoepai. _cin boleh bersama-sama merasai' kasenangan, demikianlah djoega kasoekaran jang terbit dari pada pri itoe; 4. kabenaran, jaitoe sifatnja roh dan hati beresih, jang mendjadi lantaran aken orang tjari-tjari apa jang benar, dan di dalam segala perkara poen merasa ingin kapada itoe, dengan tiada menipoe atawa membodoïn diri sendiri atawa lain orang; 5. katoeloesan atawa kasatiaän, jaitoe sifat hati jang teroes


4